Cahaya bumi
Ketika Bulan berbentuk sabit tipis, bagian yang tidak terkena sinar Matahari langsung sering masih terlihat samar. Peristiwa ini disebut cahaya bumi atau earthshine.
Penyebabnya sederhana: Bumi memantulkan cahaya Matahari ke Bulan. Awan, salju, dan lautan memantulkan cukup banyak sinar sehingga permukaan Bulan yang malam pun mendapat penerangan lembut.
Cahaya bumi paling mudah dilihat beberapa hari sebelum dan sesudah bulan baru, saat sabit masih tipis dan langit belum terlalu gelap.
Goyangan yang disebut librasi
Rotasi Bulan seirama dengan orbitnya, sehingga satu sisi selalu menghadap kita. Namun kecepatan Bulan dalam orbit tidak tetap, dan sumbu rotasinya sedikit miring.
Akibatnya, dari Bumi wajah Bulan tampak bergoyang pelan ke kiri, ke kanan, ke atas, dan ke bawah dalam satu bulan. Gerakan ini disebut librasi.
Berkat librasi, kita sesekali bisa mengintip sedikit bagian tepi yang biasanya tersembunyi. Ditambahkan sepanjang waktu, total permukaan yang pernah terlihat dari Bumi mencapai sekitar 59 persen.
Mengamatinya sendiri
Librasi terlalu lambat untuk dilihat dalam semalam, tetapi terasa kalau kamu memotret Bulan pada fase yang sama dua bulan berturut-turut, lalu menumpuk gambarnya.
Cahaya bumi jauh lebih mudah: cukup mata telanjang, langit yang cukup bersih, dan sabit yang tipis.
Buat tugas sekolah
Poin kunci
- Cahaya bumi (earthshine) adalah sinar Matahari yang dipantulkan Bumi ke Bulan.
- Paling mudah diamati saat sabit tipis, dekat bulan baru.
- Librasi adalah goyangan tampak wajah Bulan akibat kecepatan orbit yang tidak tetap dan sumbu yang miring.
- Karena librasi, sekitar 59 persen permukaan Bulan pernah terlihat dari Bumi.
Istilah
- Cahaya bumi
- Penerangan samar pada bagian gelap Bulan oleh cahaya yang dipantulkan Bumi.
- Librasi
- Goyangan kecil wajah Bulan yang membuat tepinya kadang terlihat.
Cara mengutip halaman ini
inomn. “Cahaya Bumi & Librasi”. inomn.kosmonologue.id/fenomena/cahaya-bumi-librasi/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.
Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.
Sumber
- Moon Phases NASA Science
- Lunar Reconnaissance Orbiter NASA Science