Cahaya yang dipinjam
Bulan adalah bola batu yang tidak menghasilkan cahaya sendiri. Permukaannya justru gelap: hanya sekitar sepersepuluh cahaya Matahari yang jatuh padanya dipantulkan kembali. Warnanya lebih dekat ke aspal daripada ke kertas putih.
Meski begitu, Bulan tampak terang di langit malam karena Matahari menyinarinya dengan sangat kuat, dan karena langit di sekitarnya gelap.
Kenapa bentuknya berubah
Matahari selalu menyinari separuh bola Bulan, persis seperti Matahari selalu menyinari separuh Bumi. Yang berubah setiap malam adalah sudut kita memandang separuh yang terang itu.
Saat Bulan berada satu arah dengan Matahari, sisi terangnya membelakangi kita: itulah bulan baru. Saat Bulan berada di seberang Matahari, sisi terang menghadap penuh ke kita: purnama. Di antara keduanya kita melihat sabit, separuh, lalu cembung.
Garis batas antara bagian terang dan gelap disebut terminator. Di dekat garis inilah kawah terlihat paling jelas, karena bayangannya panjang.
Berapa lama satu siklus
Dari bulan baru ke bulan baru berikutnya dibutuhkan sekitar 29,5 hari. Angka itu sedikit lebih panjang daripada waktu Bulan mengelilingi Bumi (sekitar 27,3 hari), karena selama Bulan berputar, Bumi juga bergerak mengelilingi Matahari.
Selisih itulah yang membuat kalender bulan, termasuk kalender Hijriah, punya panjang bulan 29 atau 30 hari.
Sisi yang tidak pernah kita lihat
Bulan berotasi satu kali pada porosnya setiap kali menyelesaikan satu orbit. Akibatnya, sisi yang sama selalu menghadap Bumi. Ini disebut rotasi sinkron atau terkunci pasang surut.
Sisi yang membelakangi kita sering disebut "sisi gelap", padahal ia mendapat sinar Matahari sama banyaknya. Yang tepat adalah sisi jauh, bukan sisi gelap.
Buat tugas sekolah
Poin kunci
- Bulan memantulkan cahaya Matahari; separuh bolanya selalu terang.
- Fase terjadi karena perubahan sudut pandang Bumi terhadap sisi Bulan yang disinari.
- Urutan fase: bulan baru, sabit awal, kuartir pertama, cembung awal, purnama, cembung akhir, kuartir terakhir, sabit akhir.
- Satu siklus fase (bulan sinodis) sekitar 29,5 hari.
- Rotasi Bulan seirama dengan orbitnya sehingga sisi yang sama selalu menghadap Bumi.
Istilah
- Terminator
- Garis batas antara bagian Bulan yang disinari dan yang gelap.
- Bulan sinodis
- Selang waktu dari satu bulan baru ke bulan baru berikutnya, sekitar 29,5 hari.
- Rotasi sinkron
- Rotasi yang seirama dengan orbit, membuat satu sisi selalu menghadap.
Cara mengutip halaman ini
inomn. “Fase Bulan”. inomn.kosmonologue.id/fenomena/fase-bulan/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.
Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.
Sumber
- Moon Phases NASA Science
- Moon Facts NASA Science