Langsung ke isi
inomn.CATATAN KECIL TENTANG BULAN
Fenomena

FENOMENA / 03

Ketika tiga benda
berbaris.

Gerhana terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan hampir sejajar. Kenapa tidak setiap bulan? Karena orbit Bulan sedikit miring.

COBA SENDIRI
MATAHARIBUMIBULANUMBRAPENUMBRA

Jarak dan sudut kemiringan pada gambar dilebih-lebihkan supaya bedanya terlihat.

Sejajar — gerhana mungkin terjadi0.0°

Kalau orbit Bulan sebidang dengan orbit Bumi, setiap purnama akan menghasilkan gerhana. Kemiringan 5,1 derajat itulah yang membuatnya jarang.

Gerhana berikutnya dari Jakarta

Menghitung gerhana berikutnya…

DITINJAU · @ASTRO_RIZKI · ORION

Bayangan yang jatuh

Bumi dan Bulan sama-sama melemparkan bayangan panjang ke ruang angkasa. Bayangan itu punya dua bagian: umbra, bagian inti yang gelap, dan penumbra, bagian samar di sekitarnya.

Gerhana bulan terjadi ketika Bulan purnama memasuki bayangan Bumi. Karena bayangan Bumi jauh lebih besar daripada Bulan, gerhana bulan bisa berlangsung lebih dari satu jam dan terlihat dari seluruh belahan Bumi yang sedang malam.

Gerhana matahari terjadi ketika bayangan Bulan jatuh ke Bumi. Bayangan itu kecil, sehingga jalur gerhana total hanya selebar ratusan kilometer dan totalitasnya hanya berlangsung beberapa menit.

Bulan berwarna merah tembaga saat gerhana bulan total
Gerhana bulan total 8 November 2022, dipotret dari Florida. NASA/Joel Kowsky

Kenapa tidak setiap bulan

Kalau orbit Bulan sebidang dengan orbit Bumi mengelilingi Matahari, kita akan melihat gerhana dua kali sebulan. Kenyataannya orbit Bulan miring sekitar 5 derajat.

Akibatnya, saat bulan baru dan purnama, Bulan biasanya berada sedikit di atas atau di bawah garis Matahari–Bumi. Gerhana hanya terjadi ketika bulan baru atau purnama kebetulan jatuh dekat titik simpul, yaitu titik potong kedua bidang orbit.

Warna merah gerhana bulan

Saat gerhana bulan total, Bulan tetap terlihat dengan warna tembaga kemerahan. Penyebabnya adalah atmosfer Bumi yang membelokkan sebagian cahaya Matahari ke dalam bayangan.

Cahaya biru tersebar lebih dulu di atmosfer, menyisakan warna merah. Yang jatuh ke permukaan Bulan pada saat itu, pada dasarnya, adalah cahaya dari seluruh matahari terbit dan matahari terbenam di Bumi pada saat yang sama.

Mengamati dengan aman

Gerhana bulan aman dilihat dengan mata telanjang. Gerhana matahari tidak.

Untuk gerhana matahari diperlukan filter khusus yang memenuhi standar pengamatan Matahari, atau metode tak langsung seperti proyeksi lubang jarum. Kacamata hitam, film foto, dan kaca yang diasapi tidak aman.

Buat tugas sekolah

Poin kunci

  • Gerhana bulan: Matahari–Bumi–Bulan, Bulan masuk bayangan Bumi, terjadi saat purnama.
  • Gerhana matahari: Matahari–Bulan–Bumi, bayangan Bulan jatuh ke Bumi, terjadi saat bulan baru.
  • Umbra = bayangan inti; penumbra = bayangan samar.
  • Orbit Bulan miring sekitar 5 derajat, sehingga gerhana hanya terjadi di dekat titik simpul.
  • Siklus Saros mengulang susunan serupa setiap sekitar 18 tahun 11 hari.

Istilah

Umbra
Bagian inti bayangan yang tidak menerima cahaya langsung.
Penumbra
Bagian bayangan yang masih menerima sebagian cahaya.
Titik simpul
Titik potong bidang orbit Bulan dengan bidang orbit Bumi mengelilingi Matahari.

Cara mengutip halaman ini

inomn. “Gerhana”. inomn.kosmonologue.id/fenomena/gerhana/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.

Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.

Sumber