Langsung ke isi
inomn.CATATAN KECIL TENTANG BULAN
Geologi

GEOLOGI / 03

Sebuah tabrakan,
lalu lahir Bulan.

Penjelasan yang paling didukung bukti: Bulan terbentuk dari puing tumbukan raksasa di awal sejarah Bumi.

SUMBER TERCANTUM DI BAWAH

Beberapa gagasan, satu yang bertahan

Sebelum ada contoh batuan, orang mengajukan dua kemungkinan besar: Bulan terbentuk berdampingan dengan Bumi dari puing yang sama, atau Bulan adalah benda asing yang tertangkap gravitasi Bumi saat melintas. Keduanya ditinggalkan setelah misi Apollo pulang membawa data dan 382 kilogram contoh batuan Bulan.

Susunan isotop oksigen batuan itu terlalu mirip dengan batuan Bumi untuk disebut kebetulan. Di sisi lain, Bulan jauh lebih miskin besi: inti Bumi sekitar 30 persen dari massanya, sedangkan inti Bulan hanya sekitar 1,6–1,8 persen. Umur contoh batuan menunjukkan Bulan terbentuk sekitar 60 juta tahun setelah Tata Surya mulai terbentuk.

Hipotesis tumbukan raksasa kini menjadi penjelasan utama, meski rinciannya masih diteliti. NASA sendiri menulis penumbuknya mungkin satu benda seukuran Mars, mungkin pula sederet benda.

Peneliti memeriksa batuan Bulan di dalam kotak kaca tertutup
Batuan Apollo 15 yang dijuluki Genesis Rock diperiksa di laboratorium. N/A

Apa yang terjadi sesudah tumbukan

Berapa lama puing itu berkumpul masih diperdebatkan. Satu simulasi NASA bersama Durham University bahkan menghasilkan Bulan dalam hitungan jam, ketika bahan dari Bumi dan dari benda seukuran Mars terlempar langsung ke orbit setelah tumbukan.

Energi tumbukan membuat Bulan muda sangat panas. Bagian luarnya diperkirakan tertutup lautan magma yang dalam selama puluhan hingga ratusan juta tahun. Ketika mendingin, mineral yang lebih ringan mengapung ke atas lalu membeku; contoh batuan Apollo bernomor 60639 diduga terbentuk begitu dan menjadi bagian kerak pertama Bulan sekitar 4,4 miliar tahun lalu.

Kerak terang itulah yang sekarang kita lihat sebagai dataran tinggi. Mare datang jauh kemudian: cekungan besar yang terisi lava antara 4,2 dan 1,2 miliar tahun lalu.

Kenapa ini penting

Di Bumi, lempeng tektonik dan erosi menghapus jejak masa pembentukan. Kecuali oleh peristiwa seperti tumbukan, permukaan Bulan berubah jauh lebih lambat, sehingga catatan masa awal Tata Surya masih tersimpan di sana.

Karena itu setiap contoh batuan baru — dari Apollo maupun dari misi yang lebih baru — masih dapat mengubah rincian ceritanya. Pertanyaan yang belum selesai antara lain seberapa besar penumbuknya dan mengapa Bulan begitu miskin unsur yang mudah menguap.

Buat tugas sekolah

Poin kunci

  • Hipotesis tumbukan raksasa adalah penjelasan yang paling didukung bukti.
  • Batuan Apollo menunjukkan kemiripan susunan dengan bahan penyusun Bumi.
  • Bulan diperkirakan terbentuk sekitar 60 juta tahun setelah Tata Surya mulai terbentuk.
  • Kerak terang Bulan diduga terbentuk dari lautan magma yang mendingin.

Istilah

Hipotesis tumbukan raksasa
Gagasan bahwa Bulan terbentuk dari puing tabrakan Bumi muda dengan sebuah benda seukuran Mars, atau dengan sederet benda.
Lautan magma
Lapisan batuan cair yang diduga menyelimuti Bulan muda sebelum mendingin.
Isotop
Varian sebuah unsur yang dipakai peneliti sebagai sidik jari asal-usul batuan.

Cara mengutip halaman ini

inomn. “Dari Mana Bulan Datang”. inomn.kosmonologue.id/geologi/asal-usul-bulan/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.

Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.

Sumber