Langsung ke isi
inomn.CATATAN KECIL TENTANG BULAN
Geologi

GEOLOGI / 04

Bulan pun
bergetar.

Seismometer yang ditinggalkan Apollo membuktikan Bulan tidak sediam kelihatannya.

SUMBER TERCANTUM DI BAWAH

Bagaimana kita tahu

Astronaut Apollo memasang seismometer di permukaan Bulan, dan rekaman alat-alat itulah yang mengungkap bahwa Bulan mengalami gempa. Buzz Aldrin memasang perangkat seismik Apollo 11 saat berjalan di permukaan. Perangkat itu berisi empat seismometer yang ditenagai dua panel sel surya.

Perangkat Apollo 11 itu bagian dari Early Apollo Surface Experiments Package (EASEP), paket eksperimen awal yang ditinggalkan di lokasi pendaratan. Di dalamnya ada seismometer pasif yang dirancang mengukur aktivitas seismik serta sifat fisik kerak dan bagian dalam Bulan. EASEP adalah cikal bakal paket ALSEP yang dipakai misi Apollo berikutnya.

EASEP dinyalakan lewat perintah dari Bumi pada 21 Juli 1969, ketika astronaut masih berada di permukaan. Pengirimannya dihentikan pada 3 Agustus 1969 menjelang matahari terbenam di lokasi itu, lalu alatnya dinyalakan lagi pada hari Bulan berikutnya. Pada 27 Agustus 1969 EASEP tidak lagi menerima perintah dari stasiun di Bumi dan eksperimennya diakhiri.

Astronaut membawa dua paket instrumen di permukaan Bulan
Buzz Aldrin membawa paket instrumen EASEP, termasuk seismometer, ke tempat pemasangannya. NASA

Empat macam getaran

Gempa dalam terjadi ratusan mil di bawah permukaan Bulan; satu mil kira-kira 1,6 kilometer. NASA menyebut gempa jenis ini sebagai peristiwa pasang. Penyebabnya tarikan gravitasi Bumi yang menarik dan meregangkan bagian dalam Bulan.

Jenis berikutnya muncul karena Bulan menyusut saat mendingin, proses yang berlangsung sejak Bulan terbentuk hampir 4,5 miliar tahun lalu. Gempa ini berasal dari kedalaman yang cukup dangkal, sekitar 20–30 kilometer. Kekuatannya bisa mencapai 5,5 skala Richter, dan satu gempa bisa berlangsung lebih dari 10 menit.

Tumbukan meteoroid dengan Bulan juga dapat menimbulkan gempa yang sumbernya di permukaan atau dekat permukaan. Jenis keempat sangat dangkal dan berasal dari pemuaian serta penyusutan batuan di permukaan. Itu terjadi ketika malam Bulan yang sangat dingin berganti menjadi siang yang sangat panas.

Bulan yang menyusut

Bulan masih kehilangan panas dan karena itu menyusut sedikit demi sedikit. Penyusutan itu, ditambah tekanan pada lapisan luar Bulan akibat tarikan gravitasi Bumi, membuat keraknya retak. Sebagian getaran di Bulan karena itu datang dari tubuh Bulan sendiri yang sedang berubah.

Bulan terbentuk di lingkungan yang penuh hantaman asteroid dan meteor. Tumbukan itu, ditambah peluruhan unsur radioaktif, membuatnya panas, dan sejak awal keberadaannya Bulan terus mendingin. Ketika mendingin, ia menyusut dan permukaannya yang rapuh patah; patahan itu disebut sesar sungkup (thrust fault), tempat satu bagian kerak lepas lalu menjorok di atas bagian lain.

Tebing di kerak Bulan, yang diamati astronaut Apollo dan Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA, menunjukkan Bulan menyusut secara global pada masa geologi yang belum lama. Kemungkinan besar Bulan masih menyusut sampai hari ini. Peneliti memperkirakan diameter Bulan berkurang sekitar 50 meter dalam beberapa ratus juta tahun terakhir.

Buat tugas sekolah

Poin kunci

  • Seismometer yang dipasang astronaut Apollo mengungkap adanya gempa bulan.
  • Gempa dalam berasal dari ratusan mil di bawah permukaan, akibat tarikan gravitasi Bumi.
  • Gempa dangkal berasal dari kedalaman 20–30 km dan tercatat sampai 5,5 skala Richter.
  • Bulan masih mendingin dan menyusut, sehingga keraknya retak dan membentuk sesar sungkup.

Istilah

Seismometer
Alat pencatat getaran tanah. Yang dipasang Apollo 11 dirancang mengukur aktivitas seismik serta sifat fisik kerak dan bagian dalam Bulan.
Gempa dalam
Getaran dari ratusan mil di bawah permukaan Bulan — satu mil kira-kira 1,6 kilometer — akibat tarikan gravitasi Bumi.
Gempa termal
Getaran yang sangat dangkal karena batuan permukaan memuai dan menyusut saat malam Bulan yang dingin berganti siang yang panas.

Cara mengutip halaman ini

inomn. “Gempa di Bulan”. inomn.kosmonologue.id/geologi/gempa-bulan/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.

Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.

Sumber