Langsung ke isi
inomn.CATATAN KECIL TENTANG BULAN
Misi

MISI / 04

Gelombang baru
menuju Bulan.

Sejak 2007 Tiongkok, India, dan Jepang mengirim pendarat serta penjelajah ke Bulan, sementara Korea Selatan mengirim pengorbit pertamanya.

SUMBER TERCANTUM DI BAWAH

Tiongkok: dari pengorbit sampai contoh tanah

Program Chang'e dimulai sebagai pengorbit pada 2007, lalu menjadi pendarat dengan Chang'e 3, yang diluncurkan 1 Desember 2013 dan mendarat 14 Desember 2013. Langkah berikutnya jauh lebih sulit. Chang'e 4 diluncurkan dengan roket Long March 3B dari Xichang pada 7 Desember 2018, dan mendarat pada 3 Januari 2019 pukul 02.26 UT di kawah Von Kármán yang bergaris tengah 186 kilometer, di bagian barat laut Cekungan Kutub Selatan–Aitken.

Titik pendaratannya 45,4561 derajat lintang selatan dan 177,5885 derajat bujur timur. Bujur sebesar itu berarti wahana berada di sisi yang tidak pernah menghadap Bumi, sehingga radio langsung tidak bisa dipakai. Jawabannya disiapkan lebih dulu: Queqiao, satelit penerus sinyal yang diluncurkan 20 Mei 2018 dan ditempatkan pada orbit halo di sekitar titik L2 sistem Bumi–Bulan.

Chang'e 4 membawa penjelajah Yutu 2 bermassa 140 kilogram dengan enam roda, yang turun lewat landasan sekitar dua belas jam setelah pendaratan. Pendarat dan penjelajah itu bekerja pada siang Bulan dan beristirahat pada malam Bulan. Menurut catatan NSSDCA, misi ini masih beroperasi hingga Oktober 2022, dan Yutu 2 masih bergerak pada Januari 2023, sekitar 850 meter di barat laut pendaratnya.

Membawa pulang contoh tanah

Chang'e 5 diluncurkan pada 23 November 2020 dan mendarat pada 1 Desember 2020 di kawasan Mons Rumker, Oceanus Procellarum, pada 43,058 derajat lintang utara dan 51,916 derajat bujur barat. Sebagian besar pekerjaannya selesai dalam 48 jam pertama: mengeruk permukaan dan mengebor sampai kedalaman sekitar satu meter.

Hasilnya 1,731 kilogram regolit. Contoh itu dipindahkan ke wahana pendaki yang lepas landas dari permukaan Bulan pada 3 Desember, berlabuh dengan pengorbit, lalu dibawa pulang. Kapsulnya mendarat di padang rumput Siziwang Banner, Mongolia Dalam, pada 16 Desember 2020.

Chang'e 6 mengulang pekerjaan itu di tempat yang lebih sulit. Wahana ini diluncurkan pada 3 Mei 2024 dan mendarat pada 1 Juni 2024 di 41,6385 derajat lintang selatan dan 153,9852 derajat bujur barat, yaitu di sisi jauh. Tiongkok kembali meluncurkan satelit penerus sinyal, Queqiao 2, pada 20 Maret 2024, beberapa pekan sebelum Chang'e 6 berangkat.

India menuju kawasan kutub selatan

India mengirim pengorbit Chandrayaan-1 pada 22 Oktober 2008. Wahana itu melepaskan sebuah penumbuk yang jatuh di dekat kutub selatan pada 14 November 2008. Setelah Chandrayaan-2 pada 2019, giliran Chandrayaan-3 yang diluncurkan dengan roket LVM3 dari Sriharikota pada 14 Juli 2023.

Pendaratnya menyentuh permukaan pada 23 Agustus 2023, di 69,3741 derajat lintang selatan dan 32,32 derajat bujur timur. Menurut ISRO, modul pendarat bermassa 1.752 kilogram termasuk penjelajah seberat 26 kilogram, dan umur kerja keduanya dirancang selama satu hari Bulan atau sekitar 14 hari Bumi. Sasaran pendaratan utamanya adalah petak seluas 4 kilometer kali 2,4 kilometer.

Muatannya sederhana tetapi terarah. Pendarat membawa ChaSTE untuk mengukur suhu dan hantaran panas tanah, ILSA untuk mencatat getaran di sekitar titik pendaratan, dan Langmuir Probe untuk mengukur kerapatan plasma. Penjelajahnya membawa APXS dan LIBS untuk menakar unsur penyusun tanah di sekitarnya.

Jepang, Korea Selatan, dan cara memastikannya

Kaguya atau SELENE diluncurkan dari Tanegashima pada 14 September 2007 dengan massa 1.984 kilogram. Misi ilmiah utamanya berlangsung sepuluh bulan dan memetakan lebih dari 95 persen permukaan Bulan, dibantu dua satelit kecil bernama Okina dan Ouna. Kaguya mengakhiri tugasnya dengan menumbuk Bulan pada 10 Juni 2009 di 65,5 derajat lintang selatan. Namanya diambil dari Kaguya-hime dalam cerita rakyat Jepang "Taketori Monogatari".

SLIM berangkat pada 6 September 2023 sebagai penumpang bersama teleskop XRISM. Bermassa kering 190 kilogram, wahana kecil ini mendarat pada 19 Januari 2024 di 13,316 derajat lintang selatan dan 25,251 derajat bujur timur, di hamparan lontaran kawah Shioli. Sasarannya adalah mendarat dalam jarak seratus meter dari titik yang dituju. Sebuah pendorong rusak pada ketinggian sekitar 50 meter. Panel suryanya berakhir menghadap ke barat, dan wahana dimatikan ketika baterainya tinggal 12 persen. Pada 28 Januari sinar matahari mengenai panel itu dan SLIM bekerja lagi. Wahana itu bertahan melewati tiga malam Bulan sampai kontak terakhir pada 28 April 2024.

Korea Selatan menyusul lewat Danuri, pengorbit pertamanya, yang dikelola KARI dan diluncurkan pada 4 Agustus 2022 dengan massa 550 kilogram. Wahana itu memasuki orbit Bulan pada 16 Desember 2022 dan bekerja pada orbit kutub sekitar 100 kilometer, membawa antara lain kamera ShadowCam buatan NASA. Posisi semua pendaratan tadi bukan kabar sepihak: Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA memotret wahananya di permukaan, dan koordinat Chang'e 4 bahkan dihitung sampai ketelitian beberapa meter dari citra itu.

Buat tugas sekolah

Poin kunci

  • Chang'e 4 menjadi wahana pertama yang mendarat terkendali di sisi jauh Bulan, pada 3 Januari 2019.
  • Pendarat di sisi jauh memerlukan satelit penerus sinyal karena tubuh Bulan menghalangi radio ke Bumi.
  • Chang'e 5 membawa pulang 1,731 kilogram regolit pada Desember 2020, dan Chang'e 6 mengambil contoh dari sisi jauh pada 2024.
  • Chandrayaan-3 mendarat di 69,4 derajat lintang selatan pada 23 Agustus 2023; SLIM mendarat pada 19 Januari 2024 dengan sasaran ketepatan seratus meter.

Istilah

Sisi jauh
Belahan Bulan yang tidak pernah menghadap Bumi, sehingga tidak bisa dihubungi radio secara langsung.
Satelit penerus sinyal
Wahana di orbit yang meneruskan radio antara pendarat di sisi jauh dan stasiun di Bumi, misalnya Queqiao.
Regolit
Lapisan debu dan pecahan batu yang menutupi permukaan Bulan; bahan inilah yang dibawa pulang Chang'e 5.

Cara mengutip halaman ini

inomn. “Bulan dari Asia”. inomn.kosmonologue.id/misi/misi-asia/. Diakses pada tanggal kamu membacanya.

Untuk tugas yang dinilai, sebaiknya periksa juga sumber aslinya di bawah.

Sumber