Langsung ke isi
inomn.CATATAN KECIL TENTANG BULAN
Jelajah

PILAR 04 / KEHIDUPAN & BUDAYA

Bulan yang ikut
mengatur hari kita.

Jauh sebelum ada teleskop, Bulan sudah dipakai menghitung waktu. Sampai sekarang, sebagian tanggal penting di Indonesia masih mengikutinya.

KUMPULAN · 16 CERITA DAERAH

Bulan di Nusantara.

Nini Anteh dari Sunda, Kala Rahu dari Jawa, Atuf dari Tanimbar, Wula-Loyo dari Kedang. Satu Bulan yang sama, diceritakan dengan cara yang sama sekali berbeda — lengkap dengan sumber dan kekuatan buktinya.

KEMAJUANMU 0 dari 5 topik
  1. 01 Kalender yang Mengikuti Bulan Dua belas putaran fase hanya sekitar 354 hari, sehingga kalender yang mengikuti Bulan bergeser sekitar sebelas hari setiap tahun terhadap kalender Masehi.
  2. 02 Hilal dan Awal Bulan Hilal adalah sabit tertipis sesaat setelah matahari terbenam, dan terlihat atau tidaknya ditentukan beberapa besaran yang bisa dihitung lebih dahulu.
  3. 03 Weton dan Pasaran Penanggalan Jawa menamai satu hari dua kali, dan pasangan nama itu kembali setiap 35 hari.
  4. 04 Hari Besar yang Berpindah Sebagian hari besar di Indonesia berpindah tanggal Masehi setiap tahun karena kalendernya menghitung waktu dari Bulan, bukan dari Matahari.
  5. 05 Mengamati Bulan Bersama Setiap tahun orang di banyak negara mengamati Bulan pada malam yang sama, dan alat yang diperlukan jauh lebih sederhana daripada dugaan kebanyakan orang.

Setiap topik menyertakan sumbernya, seluruhnya dari lembaga antariksa dan badan ilmiah.